Jelang Arsenal vs MU
Denilson Ingin Balas Dendam
Okdwitya Karina Sari - detiksport
Reuters
Kegagalan Arsenal untuk menjejak final Liga Champions musim 2008-09 terasa menyesakkan buat Denilson. Bukan cuma karena dikalahkan MU dengan aggregat 1-4, tapi lebih karena ucapan Patrice Evra yang dinilai merendahkan timnya.
Pasca laga itu, Evra melontarkan pernyataan kontroversial. Bek asal Prancis ini berkata bahwa laga antara MU versus Arsenal ibarat pertandingan antara orang dewasa dengan anak kecil.
Akan tetapi Arsenal kini bukan yang dulu lagi. Denilson menegaskan timnya yang banyak diisi pemain muda saat ini jauh lebih matang dan mampu mengalahkan 'Setan Merah'.
"Musim ini adalah sebuah ujicoba akan karakter kami dan kami lebih berpengalaman dari tahun lalu," tegas Denilson yang dilansir ESPN Star.
"Kami mempelajari saat melawan United di Liga Champions saat kami kalah di dua leg. Saya ingat Evra mengatakan itu pertandingan antara orang dewasa melawan anak kecil. Saya tidak banyak membicarakannya, saya hanya ingin menunjukkan itu."
"Memang kami masih muda, tapi kami pemain dengan pengalaman. Cesc Fabregas juga muda tapi dia sangat berpengalaman. Anda tidak bisa mengatakan kami sebagai anak-anak kecil lagi. Tidak penting bahwa saya masih 21 tahun, saya perlu membuktikan di lapangan betapa umur tidaklah hal yang penting."
Selain sebagai ajang pembuktian diri bagi skuad muda Arsenal, pemain asal Brasil itu juga merasa laga ini sangat penting untuk terus memperpanjang asa demi meraih titel juara.
"Kami harus menang melawan United. Tidak peduli berapa skornya, apakah 1-0, 2-0 atau apapun. Ini sangat penting untuk mendapatkan tiga poin dan memenangi trofi musim ini. Sebab, lima tahun tanpa gelar sudah terlalu lama."
( roz / roz )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar